SOSIALISASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) ASESMEN MADRASAHTAHUN PELAJARAN 2022/2023
LATAR BELAKANG
Pemerintah memberi wewenang penuh kepada satuan pendidikan (madrasah) untuk menyelenggarakan ujian pada akhir jenjang pendidikan untuk mengukur pencapaian standar kompetensi lulusan bagi peserta didiknya. SOP ini disusun dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memastikan konsistensi dan objektivitas penilaian, menjaga keamanan dan kerahasiaan data, serta menjaga integritas proses Asesmen di madrasah.
PENGERTIAN:
Asesmen Madrasah (AM) adalah asesmen sumatif yang diselenggarakan pada akhir jenjang pendidikan madrasah untuk mengukur kemampuan peserta didik dalam memahami materi pelajaran sesuai Standar Kompetensi Lulusan yang telah ditetapkan. SOP AM adalah ketentuan yang mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksanaan AM.
TUJUAN AM:Â
AM bertujuan untuk mengetahui capaian kompetensi peserta didik sesuai Standar Kompetensi Lulusan pada akhir jenjang pendidikan.
FUNGSI AM:
Â
Mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik
Umpan balik untuk perbaikan pembelajaran pada madrasah
Salah satu syarat penentuan kelulusan
Download Materi Sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Bimtek Penyusunan Instrumen Asesmen Madrasah per hari:
1. Hari 1 – Materi Pengantar Asesmen Madrasah (Dr. Suwardi, M.Pd) dan SOP Asesmen Madrasah (Hj. Chundasah):Â
2. Hari 2 – Materi Instumen Asesmen Madrasah Rumpun PAI (Sofar Solahudin Bisri) dan Rumpun Bahasa Arab (M. Abdul Mughni Ilyas) :
3. Hari 3 – Materi Instrumen Asesmen Madrasah Rumpun Matematika (Darmo Raharjo) dan Rumpun IPA ( Perhasini Sidik) :
4. Hari 4 – Materi Instrumen Asesmen Madrasah Rumpun IPS (Budianto) dan Rumpun Bahasa (Septy Andari Putri) :
Download Juga:
Pengantar Standar Operasional Prosedur SOP Asesmen Madrasah : Download disini
Alhamdulillah, rasa syukur kami ucapkan kepada kakak kelas 6 yang telah berjuang mengharumkan nama Madrasah dengan mengikuti ajang
“Kompetisi Sains Madrasah”
Lokasi : MI Raudlatul Falah
Hari : Senin
Tanggal : 15 Agustus 2022
Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun sejak pertamakali digelar pada 2012, KSM menjadi wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains. Baru sejak 2018, KSM berupaya mengelaborasi sains dengan konteks nilai-nilai islam. Di tahun ini pula, KSM berbasis teknologi mulai dilaksanakan hingga saat ini.Â
Apa Itu Asesmen Nasional ?
Penjelasan Tentang Asesmen Nasional
Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.
Asesmen Nasional perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Asesmen ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid. Asesmen Nasional menghasilkan informasi untuk memantau (a) perkembangan mutu dari waktu ke waktu, dan (b) kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan (misalnya kesenjangan antarkelompok sosial ekonomi dalam satuan pendidikan, kesenjangan antara satuan Pendidikan negeri dan swasta di suatu wilayah, kesenjangan antardaerah, atau pun kesenjangan antarkelompok berdasarkan atribut tertentu). Asesmen Nasional bertujuan untuk menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama satuan pendidikan, yakni pengembangan kompetensi dan karakter murid. Asesmen Nasional juga memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah satuan pendidikan yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut. Hal ini diharapkan dapat mendorong satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan untuk memfokuskan sumber daya pada perbaikan mutu pembelajaran.
Video Asesmen Nasional
Berikut beberapa video yang menjelaskan seputar Asesmen Nasional
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Terdapat dua kompetensi mendasar yang diukur AKM: literasi membaca dan literasi matematika (numerasi). Baik pada literasi membaca dan numerasi, kompetensi yang dinilai mencakup keterampilan berpikir logis-sistematis, keterampilan bernalar menggunakan konsep serta pengetahuan yang telah dipelajari, serta keterampilan memilah serta mengolah informasi. AKM menyajikan masalah-masalah dengan beragam konteks yang diharapkan mampu diselesaikan oleh murid menggunakan kompetensi literasi membaca dan numerasi yang dimilikinya. AKM dimaksudkan untuk mengukur kompetensi secara mendalam, tidak sekedar penguasaan konten.
Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia dan untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat.
Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.